Sabtu, 27 Februari 2016

Untukmu, Ki Hajar Dewantara
Trisnawati, S.Pd.
(Sampit, 2 Mei 2015)

kelam merambah hari
siul burung telah terganti
ngeri menjemput batin
pada negeri tak bercahaya

negeri tempat mengalir
sungai-sungai darah perjuangan
negeri tempat diskriminasi pendidikan
disuarakan

waktu itu,
senja kebodohan hinggap
pada jiwa, takut
melumat semangat
dan pasrah hampir mengubur generasi

tapi senja yang mengubur matahari
hanyalah fana
takut yang hinggap
hanyalah paruh waktu
dengan karyamu,
kau tiupkan udara perlawanan
dengan karyamu,
kau rasuki jiwa-jiwa juang
dengan karyamu,
kau riwayatkan negeri ini

dengan jiwamu,
kau hantarkan anak cucu
pada pintu yang bermartabat
dengan semangatmu,
kau tinggalkan negeri ini
pada derajat yang sama
hingga mampu terbang
mencumbu bintang
mampu mencipta dengan ilmu

untukmu,


Ki Hajar Dewantara


kami berlari menembus cakrawala
ubah mimpi jadi nyata
bahwa negeri harus sesak dengan karya
bahwa negeri harus lahirkan benih bangsa
yang berani untuk maju

untukmu,
Ki Hajar Dewantara
kami berlari menembus cakrawala
hingga senja berlalu
terganti jutaan cahaya

“Memayu hayuning sariro, memayu hayuning Bangsa, Memayu Hayuning Bawana”

# Ki Hajar Dewantara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  TAMPUI Karya Trisnawati Panggung menunjukkan sebuah siluet. Bayangan pohon-pohon rindang, dan tokoh sedang memakan buah-buahan. Lampu ...