Selasa, 16 September 2014

Puisi perpisahan



Perpisahan

malam bergenderang meratap sepi
saat dinding-dinding kamar menepi
aku semakin terpenjara
walau sebenarnya bebas
ah, apa arti semua ini
jika memang kita
tak berkawan lagi
biarkan
biarkanlah, luka menjemput suka
diringi malam  bergenderang
yang meratap sepi

Palangkaraya, 22 Juli 2012
Oleh: Trisnawati, S.Pd.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  TAMPUI Karya Trisnawati Panggung menunjukkan sebuah siluet. Bayangan pohon-pohon rindang, dan tokoh sedang memakan buah-buahan. Lampu ...