Selasa, 27 Mei 2014

Puisi Sederhana



Sederhana

gurat cerita di awal pertemuan
perlahan
dengan tinta sederhana
kucoba mengukir alur
pada perkamen
demi harap yang sederhana
kucoba mengulang
waktu yang sebenarnya telah lama
berhenti

bagaimana bisa aku berrsembunyi
dari perompak bayangmu
perkamen ini saksi
keperihan karena semumu
walau tinta sederhanaku letih
dengan rindu yang sederhana
kucoba puisikan
dirimu yang sebenarnya telah lama
pergi

Palangkaraya, 12 Juni 2012
Oleh: Trisnawati

1 komentar:

  TAMPUI Karya Trisnawati Panggung menunjukkan sebuah siluet. Bayangan pohon-pohon rindang, dan tokoh sedang memakan buah-buahan. Lampu ...