Kamis, 12 Februari 2015

Puisi cinta gerimis

Gerimis yang Sendiri

secangkir cinta retak
tumpah di antara duri
menitipkan sedikit luka
pada bilik hati

dalam diam
dalam sendiri
kupanggil lewat gerimis
namamu yang telah pudar
pada lukisan tua
yang merapat di tembok
berdebu
usang

saat gerimis merambat malam
jejakmu semakin menghilang
menepi pada kerinduan
yang lama
mati
dan terkubur

Februari 2015, by Trisnawati, S.Pd.

puisi cinta

Seruang Cinta

di ruang ini
mari,
kau kuajak menyeduh rindu
menghirup wangi
aroma hati kita mengaduk
sudut cangkir yang tersembunyi

di ruang ini
mari, 
kau katakan manisnya
seduhan rindu
merasuki batin kita
menyempurnakan kegilaan

marilah,
di ruang ini kita rapikan, serapinya
butiran cinta yang berserakan
menyatu dalam seruang cinta

Ferbuari 2015, by Trisnawati, S.Pd.

Rabu, 04 Februari 2015

akumpulan puisi dan cerpen cinta

Langkah Kita

Kemana senja meniti hari
Saat sang raja siang menyingkir pergi
Kelabu menutup jingga
Di penghujung juga
Menitik getir

Kurasa rinduku
Bernyanyi di antara desir pasir
Menyeruak hening jiwa
Dan aku
Tertawa

Kau, aku
Melangkah dalam kelucuan
Cinta
Menyisir padang jelaga
Buta
Mustahil

Oleh: Trisnawati, S.Pd.

Kumpulan puisi cinta

Pesan Rindu

pada jutaan pasir di bibir pantai
kuukir seribu tanya
sebelum laut menghapusnya

pada miliaran hembus angin
kutitip cinta ini
bawalah ia pada ngarai terdalam
saat senja mengukir kelam

dan pada tak terhingga bayangnya
kulepas rindu yang tabu ini
meski perbedaan menyeruaknya
memecahnya
menghakiminya
dengan tangan-tangan kewajarannya

oh rindu....
aku tahu ini tabu
aku tahu ini tak pantas tumbuh
bersumpahlah wahai rindu
bahwa kau akan tetap menyampaikan
padanya
ada rindu yang tak pernah dia tahu

Oleh: Trisnawati, S.Pd.


kumpulan puisi cinta

Senja pengaharapan


Di antara senja ini
Kubiaskan sedikit kerinduan
Hingga malam yang kunanti
Jadi hangat sebuah pelukan

Di antara kelam malam ini
Kubiarkan kelana cinta
Hingga kau yang kucari
Menjelma jadi nyata

Dan di antara cerita ini
Angin sebagai penawar pilu
Menembus kekuatan sabarku
Menanti
Kau yang tak pernah ada
 
oleh: Trisnawati, S.Pd.

  TAMPUI Karya Trisnawati Panggung menunjukkan sebuah siluet. Bayangan pohon-pohon rindang, dan tokoh sedang memakan buah-buahan. Lampu ...